Bermain musik pada umumnya atau melodi pada khususnya adalah hasil kreasi dari penerapan skala karena skala merupakan basis dari semua melodi dan seluruh improvisasinya. Bagi musisi otodidak… atau yang hanya mengandalkan pada insting barangkali menganggap tidak perlu adanya pengetahuan atau disiplin mengenai skala dan mode. Ada lagi mereka yang alergi dengan beberapa alasan:Pertama, lebih dipentingkan pengetahuan atau keahlian terutama mengenai”fingerboard” atau tuts untuk bermaian melodi. Kedua, lebih mendahulukan pengajaran melalui teknik pendengaran. Ketiga, lebih pentinh bermain akurasi dan kecepatan daripada warna music. Keempat, lebih mementingkan pedalaman pada chord dan rhythm karena mereka kurang tertarik pada melodi(rhythmist) dan sekedar untuk menikmati musik saja.
Namun, tanpa disiplin ini, improvisasi yang dilakukan, meskipun tidak terbelenggu, tetap akan terbatas atau tidak sebanyak jika memiliki pengetahuan menyeluruh tentang skala. Skala adalah sebuah seni untuk menciptakan suasana. Jika kita mengharapkan suatu suasana baru, maka salah satunya adalah dengan aplikasi skala yang benar dan tepat. Cukup segini aja penjelasan yang bikin binggung kalian semua…
Biar gak bingung, untuk mempelajari lebih lanjut mengenai skala melodi klik disini bos..
Namun, tanpa disiplin ini, improvisasi yang dilakukan, meskipun tidak terbelenggu, tetap akan terbatas atau tidak sebanyak jika memiliki pengetahuan menyeluruh tentang skala. Skala adalah sebuah seni untuk menciptakan suasana. Jika kita mengharapkan suatu suasana baru, maka salah satunya adalah dengan aplikasi skala yang benar dan tepat. Cukup segini aja penjelasan yang bikin binggung kalian semua…
Biar gak bingung, untuk mempelajari lebih lanjut mengenai skala melodi klik disini bos..
2 comments:
terimakasih infonya mas
Blognya udah gak keurus nih
Post a Comment